Tuesday, April 23, 2013

Berani Jujur Hebat


hmmm,,,,, judul di atas ini saya sengaja ambil dari sebuah slogan salah satu lembaga negara, saya rasa teman-teman semuanya sudah pada tahu,  tapi kalau belum tahu juga ngga apa-apa saya ngasih tahu deh.. ^_^.
Berani Jujur hebat, ini slogannya KPK (Komisi Pesanan Kekuasaan eh.. maaf, maksudnya Komisi Pemberantasan Korupsi, udah tahu kan lanjut baca yah... (^_^). ) padahal mereka sendiri tidak berani jujur (tapi ngga apalah yang penting mereka sudah usaha). Dan hanya sebagai slogan yang selalu mereka kampanyekan di mana-mana. Buktinya beberapa bulan kemarin hangat di media-media membicarakan mengenai bocornya Surat Penyidikan (SPIRINDIK) Anas Urbaningrum, sampai -sampai membentuk tim independen komite etik untuk mencari tahu siapa pembocor SPIRINDIK tersebut, dan akhirnya terungkap juga bahwa yang membocorkan SPIRINDIK tersebut adalah Sekrtearis Ketua KPK Wiwin Suwandi, mungkin begitu kali yah sifat kita sebagai manusia biasa yang selalu di selimuti dengan kekhilafahan.
sikap jujur adalah sikap yang sangat penting bagi siapa saja. Kasus-kasus yang terjadi di negeri ini adalah kasus karena mereka tidak bersikap jujur akhirnya saling membuang bola panas, saling menjatuhkan antara satu dengan yang lain, saling memfitnah. Padahal sesungguhnya jika hari ini orang yang duduk di eksekutif, legislatif dan yudikatif berlaku jujur maka saya yakin dan percaya negeri ini akan aman. Negeri ini akan sejahtera. Negeri ini akan membentuk sebuah peradaban, “negeri akan menjadi sepenggal firdaus”(anis matta). Tapi yang ada ternyata berbeda 180 derajat. Yang eksekutif juga tidak jujur, yang legislatif juga menipu yang yudikatif penghianat. Tetapi saya yakin dan percaya masih ada kok orang-orang baik di negeri ini hanya saja mereka belum dipercaya oleh masyarakat luas, hanya masyarakat belum mengenal mereka secara lebih dalam.
jujur itu sesuatu yang mestinya di perbiasakan sejak dini, agar berjalannya waktu kita sudah terbiasa. Ingat sebuah pepatah asal bisa karena biasa, ketika kita sudah terbiasa maka yakin dan percaya kedepan-kedepannya kita lebih mudah menyikapi sebuah permasalahan yang datang pada diri kita atau sebuah sikap yang mestinya kita terapkan pada diri kita. Jika hari ini kita terbiasa dengan melakukan kebohongan-kebohongan kecil maka akan terbiasa juga dengan bersikap sebagai seorang pembohong, dengan melakukan kebohongan-kebohongan besar.
Sebagai umat muslim sifat jujur adalah salah satu sifat yang paling di sukai oleh Allah SWT. Maka, sudah seharusnya kita bersikap jujur dan menjadi bagian dari orang yang jujur.
Dari ibnu mas’ud bahwa nabi bersabda “sesungguhnya kejujuran itu membawa kepada kebaikan dan kebaikan itu membawa ke surga. Sesungguhnya seorang akan selalu bertindak jujur sehingga ia ditulis disisi Allah sebagai orang yang jujur. Dan sesungguhnya berdusta itu membawa kepada kejahatan dan sesungguhnya kejahatan itu membawa ke neraka. Sesungguhnya seorang akan selalu berdusta sehingga ditulislah disisi Allah sebagai seorang pendusta. (Muttafaqun ‘alaihi. HR Al-Bukhari 6094 dan muslim 103).
Hadits ini dalam kita Riyadus Shalihin Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa sesungguhnya seorang hamba yang muslim apabila senantiasa berada dalam kejujuran, maka sesungguhnya kejujuran itu akan menghantarkannya menuju surga dan ini merupakan salah satu tujuan yang diharapkan oleh setiap manusia. Sedangkan dusta itu merupakan jalan yang lain, dan ini merupakan jalan kejelekkan pertama yang menghantarkan manusia menuju neraka.
Orang yang besikap jujur nasibnya pasti beruntung. Iya benar. Kalau tidak mendapat keuntungan di dunia pasti akan mendapatkan keuntungan di akhirat. Karena terkadang orang jujur banyak orang yang tidak senang dengannya, ingin menghancurkannya, memfitnah dan lain sebagainya. Begitulah dunia selalu ada cobaan, selalu ada tantangan, selalu ada ujian, namun jika kita kita lolos dari ujian ini maka kita akan mendapatkan sebuah kedudukan yang sangat istimewa, baik di mata masyarakat maupun di mata Allah swt
Ingat bahwa berbohong itu adalah keraguan dan jujur itu adalah ketenangan. Oleh karena itu sesuatu yang mengandung keraguan itu harus kita tinggalkan dan mengambil sesuatu yang tidak ada keraguan padanya.

Friday, April 5, 2013

Berbagi Itu Indah


Sebelum kita melangkah lebih jauh kita harus tahu dulu apa itu berbagi dan apa itu indah, kalau berbagi saya rasa kita semuanya sudah mengetahui yaitu merelakan atau meberikan sesuatu yang kita punya kepada siapapun dengan “tanpa mengharapkan balasan”. Sedangkan indah menurut kamus bahasa indonesia ada dua makna yang pertama yaitu dalam keadaan enak dipandang, cantik, bagus, benar, sangat berharga. Sedangkan yang kedua yaitu peduli akan sesuatu, minat, menaruh perhatian, memperhatikan,  dan meresapkan kedalam hati (berupa nasehat dan sebagainya).
Jika kita telah mengetahui makna di atas, apa sih yang mestinya kita berbagi yang menjadi salah satu bentuk kepedulian kita kepada orang lain. Hal itulah yang akan saya tuangkan dalam tulisan saya kali ini.
Di tulisan saya kali ini ada 2 hal yang mestinya kita berbagi agar hidup ini menjadi indah mungkin menurut anda banyak hal yang mestinya kita berbagi itu hak anda, Namun yang saya maksudkan hal yang kita berbagi disini yaitu sesuatu yang kita berbagi itu tidak akan habis, tetapi dia malah terus bertambah dan bertambah. Berbagi hal itulah yang akan saya share disini. Berikut ini dua hal yang mestinya kita berbagi:
Pertama, Berbagi Ilmu Pengetahuan. Memangnya berbagi ilmu pengetahuan itu indah? Pasti dong... anda mengajari sesuatu kepada orang yang  tidak mengetahui sama sekali sampai orang tersebut menjadi tahu, bagaimana menurut anda? Indah bukan?.  Dan yang pasti ilmu yang anda miliki itu tidak bakalan habis. Seandainya kita berbagi ilmu pengetahuan ilmu yang kita miliki akan habis tentunya guru-guru kita yang pernah mengajar kepada kita ilmu mereka sudah habis, karena berbagi dari tahun ke tahun, mungkin saat ini sudah tidak bisa mengajar lagi karena bayangkan saja satu hari berapa jam mereka mengajar. selama 1 minggu ada  6 hari mereka berbagi ilmu pengetahuan dan bisa jadi tidak sampai satu tahun ilmu yang mereka miliki sudah habis di bagi kepada murid-muridnya. Tapi kan tidak, malah sebaliknya ilmu mereka terus bertambah dan bertambah.
Satu hal lagi orang yang anda berbagi itu akan merasa senangnya bukan main. Contoh kecilnya ketika kita di bangku kuliah kemudian para dosen mengajar sesuatu dan kemudian ada salah satu teman yang tidak paham apa yang di sampaikan oleh dosen tersebut kemudian anda yang kembali menjelaskan hingga teman anda itu bisa paham pasti dia merasa sangat senang dan terbantu.
Kedua, Berbagi Rezeki. Berbagi rejeki atau yang kita kenal dengan infak atau sedekah. Seperti juga berbagi ilmu pengetahuan, berbagi rezeki pun tidak akan habis dia malah akan terus bertambah.  Berbagi rezekinya ini yang yang semestinya harus menjadi minat kita semua, seandainya hari ini semua orang mempunyai minat untuk berbagi rejeki maka mungkin sudah tidak ada lagi pengemis-pengemis yang bertebaran di mana-mana, apalagi di kota-dikota besar, yang banyak orang kaya, tapi tidak sedikitnya juga pengemis. Dari yang muda sampai yang tua. Dari warung-warung makan sampai di jalan raya.
Memangnya berbagi rejeki itu indah? Pasti dong. Anda pernah infak kepada orang tanpa orang tersebut meminta. Jika anda pernah, apa yang anda lihat paras wajahnya, gembira nya bukan main, dan yang pasti orang tersebut akan mendo’akan agar rejeki anda lancar, indah bukan. Dan yang pasti pahala telah menanti anda.
Berbagi rezeki juga merupakan investasi dunia dan investasi akhirat. Dimana Allah akan segera memberikan balasannya tidak hanya pada saat di dunia tetapi juga di akhirat. Dan sedekah atau infak bersifat segera, jangan menunda-nunda untuk bersedekah. Sedekah tidak perlu menunggu kaya, justru dengan sedekah hidup semakin berkah dan berlimpah. 
“Katakanlah: ‘Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)’, dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” (Qs. Saba`: 39)
“Tidak akan berkurang rezeki orang yang bersedekah, kecuali bertambah, bertambah, bertambah.”(HR. Al Tirmidzi).
Kedua hal di atas itulah yang saya maksudkan baik ilmu pengetahuan maupun rezeki ketika kita berbagi dia tidak akan habis melainkan akan selalu bertambah. Dan berbagi juga hal-hal lain selain kedua hal di atas yang dapat membantu orang lain bukan untuk menambah beban orang lain.

Monday, March 18, 2013

PENEMU BENUA AMERIKA YANG SEBENARNYA

Dalam buku-buku sejarah di belahan dunia manapun tertulis sang penemu benua Amerika adalah seorang bernama CHRISTOPHER COLUMBUS. Tapi, ada fakta yang disembunyikan dibaliknya, bukanlah Columbus yang menemukan Amerika, melainkan orang Muslim.

Fakta menunjukkan 70 tahun sebelum Christopher berlayar ke Amerika, telah lebih dulu laksamana muslim dari China bernama CHENG HO yang menginjakkan kakinya di Amerika : the new land.

Namun, jauh 5 abad sebelum Columbus mengaku menemukan Amerika, terdapat juga fakta yang tak kalah pentingnya. Imigran muslim dari dinasti Umayyah di Andalusia telah lebih dulu menginjakkan kakinya di Amerika, tanahnya orang Indian. Tidak sampai disitu, imigran ini mendakwahkan Islam kepada suku-suku Indian di Amerika seperti Iroquois dan Alqonquin. salahsatu imigran itu bernama Khasykhasy Ibn Said Ibnu Aswad.

Dalam catatan harian Columbus sendiri, menyatakan jika pada hari Senin, 21 Oktober 1492, ketika berlayar di dekat Gibara di tenggara pantai Kuba, mereka mengaku telah melihat sebuah masjid dengan menaranya yang tinggi yang berdiri di atas puncak bukit yang indah.

Christoforo Colombo (lidah Barat menyebutnya “Christophorus Colombus”) merupakan anggota Knights of Christ, organisasi payung bagi pelarian Templar yang diburu para penguasa Eropa yang dipimpin Puas Clement IV dan Raja Perancis, King Felipe V, sejak tanggal 13 Oktober 1307.

Semasa mudanya, Colombus menjadi orang kepercayaan dari penguasa Italia, Rene d’Anjou yang merupakan Grandmaster Biarawan Sion. Biarawan Sion sendiri merupakan “Bapak” dari organisasi Knights Templar. Mereka inilah cikal-bakal gerakan Zionisme sekarang ini. Di dalam buku saya, “Knights Templar Knights of Christ” (2006), asal-muasal Colombus dipaparkan dengan lengkap.

Colombus menjejakkan kakinya di Amerika di akhir abad ke-15 Masehi. Lima abad sebelum Colombus tiba, para pelaut Muslim dari Granada dan Afrika Barat sudah menjejakkan kaki di daratan-benua yang masih perawan dan hanya ditinggali oleh suku-suku asli yang tersebar di beberapa bagiannya.

Imigran Muslim pertama di daratan ini tiba sekira tahun 900 Masehi sampai setengah abad kemudian pada masa kekuasaan Dinasti Umayyah. Salah satunya bernama Khasykhasy Ibn Said Ibnu Aswad dari Cordova. Orang-orang Islam inilah yang mendakwahkan Islam pada suku-suku asli Amerika. Sejumlah suku Indian Amerika pun telah memeluk Islam saat itu antara lain suku Iroquois dan Alqonquin.

Lalu, setelah jatuhnya Granada tahun 1492, yang kemudian disusul oleh gerakan Inkuisisi yang dilakukan Gereja terhadap orang-orang Islam dan Yahudi di Spanyol, maka imigran kedua tiba di Amerika sekira pertengahan abad ke-16 Masehi. Tahun 1539, Raja Spanyol, Carlos V, melarang bagi Muslim Spanyol hijrah ke Amerika.

Menurut prasasti berbahasa Arab yang ditemukan di Mississipi Valey dan Arizona, dikatakan jika orang-orang Islam yang datang ke daratan ini juga membawa gajah dari Afrika.

Colombus sendiri datang ke Amerika lima abad kemudian. Dalam ekspedisi pertamanya, Colombus dibantu dua nakhoda Muslim bersaudara bernama Martin Alonzo Pizon yang memimpin kapal Pinta dan Vicente Yanez Pizon yang ada di kapal Nina. Kedua bersaudara ini masih kerabat dari Sultan Maroko dari Dinasti Marinid, Abuzayan Muhammad III (1362-1366).

Catatan harian Colombus menyatakan jika pada hari Senin, 21 Oktober 1492, ketika berlayar di dekat Gibara di tenggara pantai Kuba, mereka mengaku telah melihat sebuah masjid dengan menaranya yang tinggi yang berdiri di atas puncak bukit yang indah.

Doktor Barry Fell dari Oxford University juga menemukan jika berabad sebelum Colombus tiba di Amerika, sekolah-sekolah Islam sudah tersebar di banyak wilayah. Antara lain di Valley of Fire, Allan Springs, Logomarsino, Keyhole, Canyon, Washoe, Mesa Verde di Colorado, Hickison Summit Pass di Nevada, Mimbres Valley di Mexico, dan Tipper Canoe-Indiana. Di berbagai kota besar Amerika Serikat. Di tengah kota Los Angeles, terdapat daerah bernama Alhambra, juga nama Teluk El-Morro dan Alamitos. Juga nama-nama seperi Andalusia, Aladdin, Alla, Albani, Alameda, Almansor, Almar, Amber, Azure, dan La Habra. Semuanya nama Islam.

Di tengah Amerika, dari selatan hingga Illinois, terdapat nama-nama kota kecil seperti Albany, Atalla, Andalusia, Tullahoma, dan Lebanon. Di negara bagian Washington juga ada nama daerah Salem. Di Karibia yang juga berasal dari kata Arab, terdapat nama Jamaika dan Kuba, yang berasal dari bahasa Arab “Quba”. Ibukota Kuba, Havana juga berasal dari bahasa Arab “La Habana”.

Seorang sejarawan bernama Dr. Yousef Mroueh menghitung, di Amerika Utara ada sekurangnya 565 nama Islam pada nama kota, sungai, gunung, danau, dan desa. Di Amerika Serikat sendiri ada 484 dan di Canada ada 81.

Dua kota suci umat Islam, Mekkah dan Madinah, nama keduanya juga telah ditorehkan para pionir Muslim di tanah Amerika jauh sebelum Colombus lahir. Nama Mecca ada di Indiana, lalu Medina ada di Idaho, New York, North Dakota, Ohio, Tenesse, Texas, Ontario-Canada. Bahkan di Illinois ada kota kecil bernama Mahomet yang berasal dari nama Muhammad.

Suku-suku asli Amerika ternyata juga banyak yang berasal dari nama Arab, antara lain Suku Apache, Anasazi, Arawak, Cherokee, Arikana, Chavin Cree, Makkah, Hohokam, Hupa, Hopi, Mohigan, Mohawk, Nazca, Zulu dan Zuni. Bahkan kepala suku Indian Cherokee yang terkenal, Se-quo-yah yang menciptakan silabel huruf Indian yang disebut Cherokee Syllabari pada 1821 ternyata seorang Muslim dan senantiasa mengenakan sorban, bukan ikat kepala dari bulu burung seperti yang ada di film-film wild-west ala Hollywood.

Beberapa kepala suku Indian yang juga selalu mengenakan sorban di antaranya Sioux, Chippewa, Yuchi, Iowa, Sauk, Creek, Kansas, Miami, Potawatomi, Fox, Seminole, dan Winnebago. Foto-foto para kepala suku Indian tersebut yang bersorban saat ini masih disimpan di berbagai museum dan arsip nasional Amerika, antara lain yang ada di Philadelphia.

Sumber: edukasi.kompasiana.com
eramuslim.com

Tuesday, January 15, 2013

Kata Mutiara Hasan Al Banna


Dakwah kami lebih terang dari sinar mentari, lebih jelas dari cahaya fajar pagi dan lebih benderang dari putihnya siang hari.

Iman takkan punya arti bila tidak disertai amal. Akidah takkan memberi manfaat disertai amal. Akidah takkan memberi manfaat bila tidak mendorong penganutnya untuk berbuat dan berkorban demi menjelmakannya menjadi kenyatan.

Kekuatan dan kelemahan, keremajaan dan ketuaan suatu bangsa, hakikatnya sama dengan kekuatan dan kelemahan, keremajaan dan ketuaan seseorang.

Tabir yang memisahkan antara kami dengan keberhasilan hanyalah keputusasaan, jika harapan tertanam kuat dalam diri maka dengan izin Allah kita akan mencapai banyak kebaikan.
Tiga modal utama untuk mencapai tujuan: manhaj yang benar, pendukung yang beriman, pemimpin yang kuat dan terpercaya.

Ayat-ayat Allah dan Hadits-hadits Rasul saw tentang pendidikan dan pembangunan umat menjelang kehancurannya, kisah-kisah kehancuran dan kebangunan umat-umat terdahulu yang banyak tertera di dalamnya, terus mengajak kita senantiasa memiliki harapan besar dan menunjukkan kepada kita jalan lurus menuju kebangkitan

Pejuang muslim adalah seorang guru, yang mestinya memiliki semua sifat yang ada pada seorang guru: cahaya, hidayah, rahmat, dan kelemahlembutan.

Tujuan adalah dasar yang mendorong langkah kita disepanjang perjalanan.

Kekuatan jiwa itu terekspresikan dalam tekad membaja yang tak pernah melemah, kesetiaan teguh yang tidak tersusupi penghianatan, pengorbanan yang tidak terbatasi oleh keserakahan dan kekikiran, pengetahuan dan keyakinan, serta penghormatan yang tinggi terhadap ideologi yang diperjuangkan

Sistem pendidikan harus dibangun diatas kerangka kuat yang memungkinkan generasi muda memiliki imunitas keislaman, kesempurnaan akhlak, pengetahuan memadai tentang ajaran agam mereka, dan kebanggaan terhadap kejayaan peradabannya yang agung.

Kenyataan hari ini adalah mimpi kemarin dan mimpi hari ini adalah kenyataan hari esok.

Jika generasi hari ini adalah kekuatan bagi anda maka generasi esok adalah tanaman.

Masa yang paling rawan dalam kehidupan umat adalah ketika berlangsungnya masa peralihan.

Pemikiran akan mungkin berhasil diwujudkan manakala kuat rasa keyakinan kepadanya, ikhlas dalam berjuang di jalan-Nya, bersemangat dalam merealisasikannya, siap beramal dan berkorban demi menjelmakannya.

Kekuatan pertama sesungguhnya adalah iman, buah dari iman adalah kesatuan, dan produk dari kesatuan adalah kemenangan yang gilang gemilang.

Masyarakat tidak akan menjadi baik, kecuali jika ada keyakinan hati yang bangkit dari dalam jiwa, hingga merasa selalu di awasi oleh-Nya dan merasa terhormat dengan makrifat kepada-Nya.

Kalian adalah ruh baru yang mengalir ditubuh umat, dan ia akan menghidupkan umat ini dengan alqur’an. Kalian adalah cahaya baru menyemburat yang menyingkap tabir kegelapan meterialisme dan menggantikannya dengan makrifatullah. Kalian adalah suara yang menggema tinggi dan senantiasa menyandungkan dakwah rasullah saw.

Jika Allah memberi hidayah kepada suatu kaum, tentu dia mengilhamkan kaum itu untuk mewujudkannya

Kebahagiaan yang didambakan seluruh umat manusia sesungguhnya berpangkal dari dalam jiwa dan hati mereka. Maka penderitaan yang melingkupi dan menghantui mereka sebenarnya merupakan akibat dari musibah yang melanda hati dan jiwanya.

Tiada aturan dan ajaran yang dapat menjamin kebahagiaan jiwa manusia dan menunjukkan kepada mereka secara praktis jalan memeroleh kebahagiaan itu, selain ajaran islam yang suci karena sesuai fitrah manusia, jelas, dan aplikatif.

Barang siapa membunuh waktunya maka sama saja dengan membunuh dirinya sendiri karena waktu adalah kehidupan itu sendiri.

Jika jiwa manusia istiqomah dan jernih maka apa saja yang muncul darinya akan saleh dan indah.
Keadilan itu sesungguhnya bukan terletak pada teks dan perundang-undangan, tetapi pada jiwa sang hakim.

Asas kebaikan adalah kesucian jiwa, kejernihan hati, amal yang kontinu, berpaling dari ketergantungan kepada makluk, cinta karena Allah, dan keterikatan kepada kebaikan.

Ketokohan sesunggunya akan diuji dengan kesabaran, ketabahan, kesungguhan, dan kontiinuitas amal.

Jangan sekali-kali melanggar aksioma alam, karena aksiom itulah yang menjadi pemenang. Namun pergunakan, manfaatkan, dan kendalikan arusnya. Jadikanlah sebagian darinya untuk mendayagunakan sebagian yang lain. Tunggulah saat kemenangan tiba maka sungguh ia tidaklah jauh darimu

Janganlah kalian sekali-kali menyia-nyiakan waktu meski sesaat tanpa diisi aktivitas.

Orang yang berbicara berbeda dengan orang yang bekerja. Orang bekerja berbeda dengan orang yang berjihad. Orang yang berjidah saja berbeda dengan orang yang berjihad secara produktif. Itulah aktifitas yang akan menghasilkan keuntungan besar dengan sedikit pengorbanan.

Barangsipa rajin bekerja maka beruntunglah ia. Namun, barang siapa dengan kerjanya tidak memberi pengaruh maka sekali-kali tidak memberi pengaruh pula kata-katanya.

Peringkat utama kekuatan adalah kekuatan akidah dan iman, kemudian kekuatan kesatuan dan persaudaraan, lalu kekuatan fisik dan senjata. Sebuah jamaah tidak dapat diakatakan kuat sebelum memiliki cakupan dari seluruh kekuatan itu.

Jika ada seorang pemabaru muslim yang sudah merasa puas hanya menjadi ahli ilmu dan penasihat, menetapkan keputusan hukum, menggelar kajian ushlul fiqih dan fiqih praktisnya, sementara ia membiarkan pemerintah memberlakukan hukum yang tidak diridhoi Allah. Dan mendorong rakyatnya untuk melanggar perintah-perintah-Nya maka suara sang pembaru itu laksana dilembah gersang.

Orang pintar adalah orang yang merenungkan suatu masalah sebelum terjadinya, lalu menyiapkan bekal untuk menghapinya.

Barangsiapa beranggapan bahwa agama khususnya Islam tidak memedulikan masalah politik tidak termasuk agenda perjuangannya maka sungguh ia telah menganiaya diri sendiri dan pengetahuannya.

Anda tidak akan menemukan sebuah sistem nilai, baik klasik maupun mutakhir, yang bersumber dari agama atau pikiran manusia, yang lebih baik dari sistem islam dalam mebahas sistem jihad, militer, dan mobilisasi massa, yakni menghimpunnya dalam suatu barisan demi mempertahankan kebenaran dengan segala kekuatannya

Perempuan adalah madrasah pertama yang membentuk dan memformat model generasi maka bagaimana pola pengarahan yang dirima seorang anak itulah yang menentukan perjalanan bangsa dan umat. Lebih dari itu, perempuan adalah orang pertama yang memberikan kontribusi dalam kehidupan pemuda dan bangsa

Apabila ada seseorang perempuan yang tampak dikurangi haknya dalam satu hal maka islam pasti menggantinya dengan yang lebih baik pada hal yang lain.

Seorang muslim tidak sempurnah islamnya, kecuali jika ia seorang politikus; mempunyai cara pandang yang jauh dan kepeduliaan yang besar terhadap umatnya.
Seorang akh belumlah dikatakan sebagai muslim yang benar hingga ia menerapkan hukum dan akhlak islam pada dirinya, serta menjaga batas-batas perintah Allah dan Rasul-Nya.

Kehancuran dalam membela kebanaran berarti keabadian yang hakiki tidak ada dakwah tanpa jihad dan tidak jihad tanpa pengorbanan.

Generasi muda adalah rahasia kehidupan bangsa-bangsa dan sumber kebangkitannya. Sejarah bangsa tidak lain addalah sejarah para kader yang berjiwa besar dan berkemauan kuat.

Agama adalah seberkas cahaya Allah yang menembus jiwa, menerangi kegelapan dan mencerahkan cakrawalanya. Jika ia telah tertanam kuat di dalam jiwa maka semua bakal disiapkan untuk menjadi tebusannya.

Berapa banyak kaum muslim yang tidak mengenal dakwah, bahkan membenci para da’i dan memerangi islam dengan berbagai macam metode yang tak pernah terlintas di benak setan sekalipun.